Selasa, 30 Oktober 2007

Pemuda & Jati Dirinya

2 hari setelah lebaran seorang teman mengirim sms,isinya mengenai seorang mahasiswa UI yang sedang sekarat dan membutuhkan donor darah,lengkap dengan kontak yang bisa dihubungi,apabila mau mendonorkan darah. Setidaknya kalo kita belum bisa mendonorkan ya..sebarkan smsnya lah...mungkin ada orang lain yang bisa..
Semangat menggelora untuk membantu orang yang sedang sekarat itu. 3 orang saya sms. Keesokan harinya ternyata ada sms lanjutan..(bukan mengenai kabar gembira,ya kalau2 sang 'sekarat' sudah mendapatkan daarah yang diperlukan dan akhirnya selamat). ternyata isi smsnya mengklarifikasi mengenai sms yang sudah disebutkan,kalau sms itu dari salah satu kelompok aliran sesat,NII. Yah banyak orang yg menyebutnya dengan sebutan yang berbeda, ada N11 dll..Intinya kelompok sesat ini,ingin merekrut pemuda2 lewat sms itu. logikanya, anda akan menghubungi nomor yang dicantumkan di sebuah selebaran-misalnya-yang isinya menyebutkan ada seseorang yang sekarat,membutuhkan darah dan anda memiliki gol darah yang cocok,karena enggak mungkin donor darah tanpa menghubungi resipiennya kan

PERNAH BERTEMU
saya sendiri pernah punya pengalaman menarik mengenai nii ini. dulu, waktu masih aktif di osis(juli 2007),saya pernah diwawancara oleh salah seorang antek dari kelompok ini...pengalaman yang cukup menarik,karena...menurut saya wajar apabila ada orang yang sampai bisa terjerat aliran sesat seperti ini.. sebenarnya mereka melakukan pembicaraan yang cukup menyenangkan,ya menyenangkan,tapi bukan hal yang benar..apabila topik pembicaraannya saya pikir2 lagi.
Kalo waktu 'beroperasi' di sekolah saya,mereka banyak membicarakan mengenai sistem pendidikan Indonesia yang masih banyak kurangnya,dan ujung2nya mereka menawarkan sebuah solusi 'cerdas',sebuah bimbel inovatif...
Iya bimbel inovatif?? kalo bimbel yang marak sekarang biasanya menonjolkan untuk berlatih soal2 ulangan ataupun spmb,bimbel 'inovatif' ini malah menonjolkan konsultasi2. mereka 'membantu' dengan sharing2,apa kesulitan mereka belajar,apakah sistem ujian kita harus dibenahi.lebih ke sisi psikologis.
dan bagusnya bimbel ini gratis...(hari gini gratis???)

pemuda dan jati dirinya
sebagai pemuda saya merasakan betul bagaimana ilmu yang dimiliki masih harus di tambah..
contohnya masih banyak hal yang belum saya ketahui,bahkan tentang agama yang sejak saya lahir sudah saya pegang ini,,belum lagi..karena hal itu, masih besar sekali kemungkinan adanya orang yang membelokkan pengetahuan saya,,menambah atau mengurangi..padahal orang itu membawa pengetahuan yang salah,jadi waktu itu saya berpikiran untuk menerima saja informasi yang diberikan walaupun dari orang yang belum dikenal...
akhirnya, kesal juga ketika membaca di sebuah koran,bahwa ada-bahkan banyak-mahasiswa,pelajar(smp &sma) yang menghilang,dan diduga mereka terjerat aliran2 sesat.karena kami masih harus menambah pengetahuan kami dari sumber2 yang jelas dan terpercaya...betul???

0 komentar:

Poskan Komentar